Apakah Hanya Karena Gerimis Kita Mengemis ?

Suasana berbeda terjadi di kawasan Aceh menjelang Lebaran Idul Adha. Seperti biasanya, 2 hari menjelang Idul Adha, sudah ada tradisi meugang terlebih dahulu. Para penjual daging pun mulai membuka lapak dadakan di beberapa tempat strategis. Sambil berharap daging yang dijajakan cepat laku terjual. Wlopun di saat meugang Idul Adha sendiri para penjual lebih sedikit dibandingkan saat meugang Puasa dan meugang Idul Fitri.

Hari itu Sabtu, 5 November 2011 yang berarti esoknya bakalan lebaran Idul Adha 1432 H. Sudah dua hari terakhir hujan terus membasahi kawasan Banda Aceh dan sekitarnya. Mendung yang masih saja kelam bagai mengabarkan hujan akan terus turun dalam beberapa waktu ke depan. Malam selepas Shalat Isya di saat takbir menggema hampir di seluruh Meunasah (mushalla) dan masjid, aku hendak memacu motor menuju kantor tempatku bekerja. Bukannya kelewatan rajin sih, namun ada tugas yang harus segera diselesaikan. Terkadang pandangan orang-orangpun berbeda. Kenapa harus tetap bekerja padahal malam itu adalah malam lebaran. Apakah hanya sekedar mengejar materi? Atau kepentingan-kepentingan lainnya? Pendapat itu tak dapat juga disalahkan sebenarnya. Namun ada hal-hal yang harus kita lakukan dan membutuhkan sedikit pengorbanan di bagian lainnya. Ini bukan tentang materi Bung, tapi tanggung jawab terhadap apa yang telah dibebankan kepada kita. Akupun tak membicarakan khusus diriku, namun kita semua secara global.

Posted by
ahmad_zikra

More

Borong Buku di Pameran “Pesta Buku Aceh 2011”

milih buku1 225x300 Borong Buku di Pameran “Pesta Buku Aceh 2011”
mari dipilih, dipilih bukunya....

Melihat spanduk-spanduk di pingir jalan bertuliskan Pesta Buku Aceh 2011 dengan tema “Membudayakan minat baca masyarakat Aceh” membuatku terhenti sejenak. Pameran buku? Wah ini ni yang ditunggu-tunggu. Pesta Buku yang bertempat di Gedung Chik Di Tiro (Gedung Sosial), Banda Aceh ini berlangsung tanggal 29 Oktober – 3 November 2011. Dibuka pukul 09.00 WIB - 22.00 WIB, acara ini menghadirkan peserta dari Penerbit Nasional & Lokal, Toko Buku serta Distributor Buku, Produsen alat tulis dan komputer, Perpustakaan Daerah, Lembaga pendidikan + Komunitas Buku.


Wah, seru ni. Dah lama juga (untuk ukuranku) ngak belanja buku. Langsung tancap gas deh hari pertama pameran. Coz hari-hari ke depannya dalam perhitunganku bakalan ngak sempat ngunjunginya lagi. Maklum, kena tugas lapangan di luar kota (sok sibuk, haha..:D). Sore Sabtu hari pertama itupun aku menggeber motor menuju kesana. Setelah membayar ‘uang parkir’ 2.000 rupiah dan memarkirkan motor di lingkungan gedung, akupun langsung masuk ke ruangan tempat pesta buku digelar. Glek, rupanya banyak juga orang yang datang ya. Hari pertama gini? Waaa… salut deh, berarti bisa dilihat klo budaya membaca disini dah meningkat tu.

Posted by
ahmad_zikra

More

KAMI MOSA AWARD (Malam Puncak Rangkaian Acara Bakti KAMI MOSA)

Sore itu, Selasa 26 Juli 2011, suasana Kota Banda Aceh mendung berawan, bahkan ada di beberapa titik di kota ini hujan mulai genit merintikkan tanda-tanda keberadaannya. Angin yang terasa sedikit kencang sejak beberapa hari ke belakang di seputaran Banda Aceh pun tak mau kalah. Kali ini kehadirannya secara jelas terlihat dengan liukan pohon-pohon yang berayun kesana kemari, sesekali menerbangkan daun-daun yang sudah tak sanggup bergantung di dahan induknya.

Di satu sudut pusat kota Banda Aceh, di sebuah gedung unik yang dinamakan Anjong Mon Mata, papan-papan bunga ucapan berderet menghiasi pintu masuk ke dalamnya. Beberapa orang mulai bergerombol berdatangan memasuki halaman gedung yang bersebelahan dengan pendopo Gubernur Aceh itu. Menandakan sore itu akan ada sebuah acara yang bakal berlangsung. Dan benar saja, sore itu bakalan ada acara MOSA AWARD. Salah satu acara puncak dalam rangkaian acara Bakti KAMIMOSA (Keluarga  Alumni Modal Bangsa) tahun 2011.

Posted by
ahmad_zikra

More

Pemilihan Ketua KAMI MOSA 2011-2013

Senin (25/7) sore akhirnya sempet juga aku mengikuti salah satu rangkaian acara kegiatan Keluarga Alumi Modal Bangsa (KAMI MOSA). Acaranya sudah berlangsung semenjak hari sabtu (23/7) yang lalu sih sebenarnya, tapi berhubung aku sedang bertugas di luar kota, So kagak bisa ikutan.

Nah, kegiatan Senin sore itu adalah pemilihan ketua alumni SMAN Modal Bangsa. Acara yang berlangsung kali ini memang agak sedikit berbeda dengan yang lain. Liat saja, jika tahun-tahun sebelumnya (setidaknya 2 kali pemilihan sebelumnya yang pernah kuikuti)pemilihan dilakukan di aula dan dalam keadaan agak sedikit resmi yang diawali dengan pembahasan AD/ART organisasi, kegiatan yang berlangsung kemarin jauh dari biasanya. Kegiatan dilakukan di salah satu Warung Kopi, duduk lesehan rame-rame dan dalam kondisi tak resmi gitu, benar-benar seperti kondisi kekeluargaan :). Walaupun agak molor, akhirnya pemilihan pun berlangsung.

Posted by
ahmad_zikra

More

Argumentasi or Opini ?

shutterstock_51327124Pernah dengar kata-kata argumentasi atau opini sebelumnya kan? Yupz, semasa sekolah setingkat SMP dan SMA di pelajaran Bahasa Indonesia kita sering menjumpainya. Bahkan sampai kuliahpun masih ada (tak terkecuali selain jurusan tsb). Adakalanya kita diminta oleh guru untuk membuat sebuah paragraph argumentasi/opini, atau secara tidak langsung kita sudah mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari saat berdebat dengan kawan, berdiskusi, bertengkar dengan adik/kakak, menulis surat kepada seseorang, de el el deh… namun kali ini saya bukannya ingin membahas hal tersebut. Saya hanya ingin melihat dari arah sisi yang berbeda tentang penggunaannya belakangan ini.

Secara sekilas, argumentasi dan opini bermakna sama. Ke-idem-an keduanya adalah sama-sama menyatakan sebuah pendapat. Namun bagi saya, kedua hal tersebut berbeda, bahkan adakalanya menjadi sangat berbeda.
Hmm… sebelum masuk lebih jauh, saya mencoba membuat beberapa kalimat terlebih dahulu untuk membedakan keduanya.
  1. Menurut Saya, hari ini akan turun hujan.
  2. Melihat cuaca yang semakin mendung, Saya kira hujan akan turun sebentar lagi.
Kalimat pertama, menurut saya adalah sebuah opini. Sebuah opini adalah pendapat yang dikemukakan oleh seseorang. Terserah saja hal apa yang ingin disampaikan tersebut, bisa saja mengenai hal apapun dan kabar tersebut bisa benar atau salah. Dalam beberapa keadaan mungkin, bisa disamakan dengan prediksi. - Saya tidak mempunyai dasar kuat untuk menyatakan hari ini akan hujan, itu hanya semata-mata ‘kata’ saya. Sah-sah saja saya mengeluarkan opini seperti demikian-.

Kalimat kedua, menurut saya adalah sebuah kalimat kecil yang mengandung argumentasi. Kenapa? Karena dalam pendapat yang dikemukakan itu telah mengandung fakta yang memperkuat statement. Faktanya adalah keadaan cuaca yang semakin mendung. Walaupun adakalanya hujan tidak jadi turun, namun ‘opini’ kita bahwa hujan akan turun itu berdasarkan fakta yang konkrit. Dalam bahasa lain yang dimaksudkan argumentasi disini adalah opini berdasarkan fakta.


Nah, dalam kehidupan kita sehari-hari, dalam menyatakan pendapat kita, bagian mana yang sering kita gunakan? ‘argumen’ kah, atau ‘opini’? ada baiknya jika kita lebih banyak menggunakan metode argumentasi. So, apa yang kita kemukakan itu punya dasar, ada bukti yang memperkuat setiap kata-kata kita. Statement yang keluar bukan hanya sebuah dongeng karangan dalam pikiran yang terkadang bahkan lebih mengarah ke statement untuk menjatuhkan orang lain. apabila fakta atau data yang kita gunakan itu belum valid, lebih baik kita sampaikan saja ke forum. Dan publik yang mendapatkan argumen itu akan tahu bahwa pernyataan itu dasarnya masih kurang kuat.

Bisa dibayangkan, apabila yang mengeluarkan ‘argumen’ tadi itu adalah orang yang ahli di bidangnya. Ketika ditanyakan sesuatu permasalahan mengenai bidang yang ia geluti, sudah tentu bakal ada rasa gengsi jika tak bisa menjawabnya. Sebagai contoh misalnya (hanya contoh saja ya, :) ), seorang ahli gempa ditanyakan mengenai dampak patahan darat yang membelah Provinsi Aceh. Kebetulan orang bersangkutan yang ditanya itu mungkin belum begitu memahami atau data-data yang dimiliki belum ia punyai atau belum lengkap. Tapi berhubung statusnya sebagai seorang ‘ahli’, gengsi donk klo ngak bisa menjawab pertanyaan tersebut. Maka keluarlah argumen-argumen mengenai keadaan patahan gempa yang belum ‘diketahui’nya itu. Apa akibat dari yang disampaikan? Orang-orang tentunya bakal percaya dengan apa yang disampaikan. Namanya saja statement itu keluar dari ahlinya. Parahnya, bila statement yang keluar itu bersifat mengkhawatirkan, bisa dibayangkan kan gimana bakal paniknya masyarakat. Walaupun, apa yang disampaikan itu sebenarnya adalah hanya sebuah ‘opini’ yang tak berdasarkan fakta. Alangkah bijaksananya klo memang tak mempunyai dasar untuk ber argumen, bilang saja bahwa itu ‘opini’, menurut saya.

focus-group-discussion

Argumen, opini. Berapa banyak sebenarnya argumen, opini, atau opini yang berbalut argumen yang bergentayangan di bumi ini. Terkhusus di republik tercinta ini. Silahkan saja ber-opini, toh negara kita ini negara demokrasi (wlo sampe sekarang saya belum mengerti batasan yang jelas dengan maksud demokrasi itu), bisa jadi opini kita itu adalah sebuah ide yang cemerlang yang bisa menyelesaikan masalah-masalah yang sudah usang. Namun, sebaiknya jika itu sebuah opini, ungkapkan dengan cara/sebagai sebuah ‘opini’ sehingga orang tahu bahwa itu adalah opini kita. Bila itu sebuah argumen, sampaikan argumen itu secara jantan, upz.. secara ‘argumen’ maksudnya, sehingga orang mafhum bahwa itu adalah sebuah argumen. Jangan mengeluarkan sebuah ‘opini’ yang berbalut ‘argumen’.

Demikian dulu, sebuah opini mini dari saya. :D

Posted by
ahmad_zikra

More

Siapa Bilang Pelangi Tak datang di Malam Hari? (versi nyata)

16153_1180339034114_1397327118_30460800_994338_nTemanz en kawanz, Tau yang namanya pelangi kan? Hehe... ya tau donk. Masak ngak tahu, dari kecil kita juga udah ada tu lagunya. Masih hapal ngak? Itu loh, yang liriknya

Pelangi-pelangi, alangkah indahmu,
Merah kuning hijau di langit yang biru
Pelukismu agung siapa gerangan
Pelangi-pelangi, ciptaan Tuhan..

Nah, udah ingat lagi kan? Tapi di tulisan kali ini bukan mau ngebahas itu lagu kok.. (halah..). sebagaimana kita ketahui, kita maklumi bersama dan telah bersama-sama kita maklumi, yang namanya pelangi itu kan munculnya waktu siang hari. Apakah itu disaat pagi, siang, ataupun sore. Dan kebanyakan pelangi itu muncul setelah atau menjelang hujan reda. Tentunya kalo masih ada mataharinya :p. Ada juga terkadang ‘pelangi’ muncul saat adanya kejadian ‘halo matahari’. Secara ilmu pengetahuan, pelangi itu muncul karena apa ya? Nie dikutip dari wiki aja deh :
Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebutspektrum. Di dalam spektrum, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.
Pelangi tidak lain adalah busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air.
Cahaya keluar kembali dari tetesan air ke arah yang berbeda, tergantung pada warnanya. Warna-warna pada pelangi ini tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi.
Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari dibekalang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus.

479px-rainbow_formation1

edangkan Halo matahari sendiri disebabkan karena adanya pembiasan cahaya matahari oleh kristal-kristal es yang terdapat di awan, dan pembiasan cahaya matahari inilah yang kemudian menjadi pelangi di sekeliling matahari yang tampak oleh mata manusia, dan kemudian disebut denganhalo matahari.

Oleh sebab itu, agak tidak mungkin rasanya kalo pelangi itu bakalan nongol di malam hari, bukan begitu? Kecuali ya, saat proses yang serupa ‘halo matahari’ tadi. Namanya mungkin ‘halo bulan’ kali ya. Hehehe... namun tak ada yang tak mungkin di dunia ini, selama Allah menghendaki. Dan dalam masalah ini, saya melihat pelangi di malam hari :).

Kawanz yang tinggal di Banda Aceh atau sekitarnya semalam (hari ni minggu tanggal 12 Juni 2011 ya..) ada keluar rumah ngak? Bagi yang ada atau iseng2 melihat bulan, semalam tu ada penampakan pelangi lho. Ya, sebenarnya ngak sengaja juga sih semalam keluar rumah buat beli cemilan malam, maklum saja, rencananya mau sedikit bergadang nyelesain input data & tulisan-tulisan yang nyaris sekarat ngak kelar-kelar plus buat nonton bola (klo kebangun). Ngak sengaja keluar malam? Hehe.. ini bahasa halusnya aja coz kebetulan semalam ngak da kegiatan apa-apa. Biasanya sih klo ngak pulang kerja malam, ya keluar malam juga buat kerja, hoho... Nah, semalam tu ngak sengaja ngeliat bulan. Walau bukan purnama, namun biasan sinarnya lumayan terang. Terangnya Bulan setengah lebih dikit itu bakalan ngebuat iri para bintang kali ya, abisnya klo udah liat bulan gitu, bintang jadi dicuekin deh, ckcckk... kasian tu bintang. Hoho...

Back to the topic, lagi senyam-senyum ndiri liat bulan (ngapain coba), eh ada penampakan ternyata. Rupanya ada pelangi di bawahnya, letaknya agak jauh dari bulan. Pelangi berbentuk seperempat lingkaran dan cukup jelas terlihat, Seperti pelangi2 yang tampak saat hujan mulai reda. Namun bedanya, pelangi ini melengkung ke atas. Kurang tahu juga sejak kapan pelangi itu muncul, yang jelas saat ngeliatnya semalam tu jam menunjukkan sekitar pukul 8.15 WIB. Dan saat saya ingin memantaunya kembali jam sembilan lebih dikit gitulah, eh rupanya dah kabur dia. Tak ada bekasnya lagi tu pelangi. Yang terpikirkan pertama kali saat ngeliatnya adalah Subhanallah indahnya ciptaan Allah, bulan separuh yang terang, ditemani selir-selir bintang yang kerlang-kerling ngak karuan, plus pelangi seperempat yang mantap. Mau foto sih sebenarnya, biar keindahannya juga bisa dinikmati oleh yang lain. Tapi saya harus minta maaf ni, camera digital belum ada. Dan sebagai gantinya, agar teman-teman bisa membayangkan juga (itung2 latian imajinasi gitu,,,), saya mendeskripsikannya melalui sketsa pensil saja. Hehe... jangan ketawa ngeliat gambarnya! Saya udah tau gambar saya jelek, ngak perlu di vote sms Ketik “REG <spasi> JELEK” atau “REG <spasi> ANCOR”. Hahaha...
sketsa-pelangi

 
Selamat menikmati gambar saya :p. Dan yang ingin saya katakan adalah semuanya, apapun itu bisa saja terjadi dan nikmati saja. Kalo bisa buat semuanya menyenangkan dan nikmati menurut gaya dan selera anda masing-masing. Mungkin hal yang saya tulis ini bukanlah suatu yang luar biasa dan bahkan juga dianggap biasa bagi beberapa orang. Namun, harap dicicipi saja, hehe.. maksa kali ya..

di lain kesempatan mungkin saya ingin merasakan atau melihat langsung ‘pelangi’ di malam hari lagi, aurora di saat malam, berada dalam hujan di malam hari saat bulan purnama begitu terangnya, menikmati turunnya salju di siang hari yang panas, de el el deh... (jangan protes ya, ni hanya membayangkan en berandai-andai aja :D)
demikian,

note : tulisan ini adalah salah satu tulisan saya dari beberapa jenis bagian tema serupa. Sebelumnya saya juga telah menulis “Siapa Bilang Pelangi Tak datang di malam hari ? (versi puisi)” dan “Siapa Bilang Pelangi Tak datang di malam hari ? (versi tulisan bebas)”. Tapi berhubung menurut saya itu belum layak baca dan ke-pede-an saya ngak lagi kumat, jadi tulisan itu untuk sementara bakalan dikurung dalam laptop dulu. Mudah-mudahan mereka tabah dan sabar menunggu giliran publish ya. Hehe.. 

tambahan : ini ada gambar pelangi di malam hari. sumber : http://www.inilah.com/read/detail/177153/pelangi-muncul-di-malam-hari/

177153

Posted by
ahmad_zikra

More

Masjid-Masjid di Aceh (Bagian I : Masjid Raya Baiturrahman)

collectie_tropenmuseum_de_baiturrahman_moskee_in_koetaradja_tmnr_60023672Pernah ke Banda Aceh ? yupz, bagi anda yang pernah berkunjung kemari pasti tau donk yang namanya Masjid Raya Baiturrahman. Masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh ini telah menjadi landmark dari Kota Banda Aceh itu sendiri. Jadi, klo ke Banda Aceh dan belum singgah di masjid ini, belum sah rasanya. Hehe…
Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah masjid yang berada di pusat Kota Banda Aceh. Masjid ini dahulunya merupakan masjid Kesultanan Aceh. Mesjid ini pertama kali dibangun oleh pemerintahan Sultan Iskandar Muda, namun telah terbakar habis pada agresi tentara Belanda   kedua pada bulan shafar 1290/April 1873 M. Dalam peristiwa tersebut, Mayjen Khohler tewas yang kemudian diabadikan tempat tertembaknya pada sebuah monument kecil dibawah pohon ketapang/geulumpang dekat pintu masuk sebelah utara mesjid.

Empat tahun setelah Masjid Raya Baiturrahman itu terbakar, pada pertengahan shafar 1294 H/Maret 1877 M, dengan mengulangi janji jenderal Van Sweiten, maka Gubernur Jenderal Van Lansberge menyatakan akan membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman yang telah terbakar itu. Pernyataan ini diumumkan setelah diadakan permusyawaratan dengan kepala-kepala Negeri sekitar Banda Aceh. Dimana disimpulkan bahwa pengaruh Masjid sangat besar kesannya bagi rakyat Aceh yang 100% beragama Islam. Janji tersebut dilaksanakan oleh Jenderal Mayor Vander selaku Gubernur Militer Aceh pada waktu itu. Dan tepat pada hari Kamis 13 Syawal 1296 H/9 Oktober 1879 M, diletakkan batu pertamanya yang diwakili oleh Tengku Qadhi Malikul Adil. Mesjid ini berkubah tunggal dan dapat diselesaikan pada tanggal 27 Desember 1883.

Pada tahun 1935 M, Masjid Raya Baiturrahman ini diperluas bahagian kanan dan kirinya dengan tambahan dua kubah. Dan pada tahun 1975 M terjadi perluasan kembali. Perluasan ini bertambah dua kubah lagi dan dua buah menara sebelah utara dan selatan. Dengan perluasan kedua ini Masjid Raya Baiturrahman mempunyai lima kubah dan selesai dikerjakan pada tahun 1967 M. Dan pada tahun 1991 M, dimasa Gubernur Ibrahim Hasan terjadi perluasan kembali yang meliputi halaman depan dan belakang serta masjidnya itu sendiri. Bagian masjid yang diperluas, meliputi penambahan dua kubah, bagian lantai masjid tempat shalat, ruang perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula dan ruang tempat wudhuk, dan 6 lokal sekolah.

Masjid raya sendiri sudah menjadi saksi sejarah dari hampir semua peristiwa di Bumi Aceh. Dari zaman perjuangan, kermerdekaan, sampai kejadian peristiwa alam seperti banjir besar (salah satunya di tahun 2000) dan gempa disertai tsunami 26 Desember 2004.

pemandangan masjid raya dari beberapa sisi
pemandangan masjid raya dari beberapa sisi
Pemugaran terakhir masjid ini adalah setelah terjadinya peristiwa gempa dan tsunami 26 Desember 2004. Walaupun saat terjadinya peristiwa tersebut masjid raya tidak mengalami kerusakan yang cukup parah, namun fasilitas-fasilitas pendukungnya tak bisa digunakan lagi sehingga harus dipugar atau dibangun ulang. Seperti tempat wudhuk yang dibangun ulang di sisi utara masjid. Hal yang cukup menarik dalam proses pemugaran itu adalah ditanamnya 6 pohon kurma di sekeliling kolam di depan masjid raya, walaupun yang berhasil tumbuh sampai sekarang adalah 3 pohon.

Oiya, di depan masjid raya juga terdapat sebuah menara berlantai enam. Sebelum tsunami, menara ini dibuka untuk umum dan dapat dinaiki melalui lift ataupun tangga. Dari menara ini kita dapat melihat pemandangan seluruh Kota banda Aceh yang begitu mempesona. Dari hamparan selat Malaka, Sungai Krueng Aceh yang meliuk-liuk membelah Kota, sampai Pegunungan Bukit Barisan yang tak berujung. Waaaa…. Jadi ingat pengalaman dulu saat naik ke puncaknya :). Namun sekarang menara ini sudah tak dibuka untuk umum. Kita hanya bisa menikmatinya dari luar saja. Dan jika kita perhatikan secara seksama, menara itu sudah tak begitu tegak lurus lagi. Bangunannya sudah agak miring, mirip bangunan menara Pizza di Italia.

perbaikan menara. sumber : antaranews
perbaikan menara. sumber : antaranews
Bagi teman-teman yang berkunjung ke banda Aceh dan ingin ke Masjid Raya, tak perlu kuatir karena akses ke lokasi sangat mudah. Silahkan saja kalo mau naik taksi, becak, labi-labi, or nebeng ma kawan setempat juga boleh. Hehe…
Sekian dulu untuk reportase kali ini.

Posted by
ahmad_zikra

More

Pemilihan Miss Indonesia yang 'miss'

mahkota_baruBeberapa hari yang lalu, pada tanggal 3 Juni 2011, pemilihan Miss Indonesia 2011 telah selesai dilaksanakan. Selamat bagi yang sudah menang, dan ucapan terkhusus saya kepada wakil dari Aceh: Selamat, Anda tidak memenangkan 'perlombaan' ini. Nah loe, kok malah ngucapin selamat karna ngak menang? Ya iya, klo sampe menang, bakalan banyak demo-demo en protes-protes lagi ntar. Ditambah lagi beberapa peserta yang mewakili provinsi di Indonesia adalah bukan 'putri' asal daerahnya. Hohoho...

saya ingin mengutarakan sedikit opini saya mengenai pergelaran miss Indonesia ini. Terus terang saja, saya tak banyak tau mengenai pergelaran, perlombaan, pemilihan, atau apalah namanya mengenai acara ini. Yang saya ingat-ingat, setiap tahunnya ada saja protes atau kehebohan lantaran ajang yang mulai rutin tiap tahun diadakan ini. Saya mulai penasaran dan menilik lebih jauh, kira-kira dengan adanya pemilihan sang 'putri' nantinya bertujuan untuk apa ya? Oiya, sebelumnya saya ingin mengutip sedikit tentang miss Indonesia yang saya ambil dari situs Wikipedia Indonesia :

Miss Indonesia adalah kontes kecantikan di Indonesia yang diselenggarakan oleh MNC melalui Yayasan Miss Indonesia dengan dukungan perusahaan kosmetik Sari Ayu. Ajang kontes kecantikan ini diperuntukkan untuk mempersiapkan figur seorang wanita Indonesia yang akan menjadi duta di bidang sosial, budaya, dan ekonomi di forum-forum internasional.
Slogan Miss Indonesia adalah "Semua Mata Tertuju Padamu".

miss-indonesia-2011

Disini, Saya menjadi sangat tertarik dengan kalimat "Ajang kontes kecantikan ini diperuntukkan untuk mempersiapkan figur seorang wanita Indonesia yang akan menjadi duta di bidang sosial, budaya, dan ekonomi di forum-forum internasional". Wah mantap berarti ntar. Ada duta dari Indonesia yang mantap dan mapan dalam mempromosikan budaya-budaya khas Indonesia. Jadinya, budaya-budaya yang ada di Indonesia akan dikenal secara internasional dan dapat diikuti oleh Negara-negara lain.

Kira-kira, budaya yang akan dipromosikan apa-apa saja ya. Coz, budaya Indonesia kan banyak tuh, seperti klo di budaya sehari-hari penduduk Indonesia kan terkenal 'ramah', klo dari segi budaya tarian dan busana sudah dikenal secara luas. Sebut saja tari saman, Reok, tari piring, busana batik, dll. Klo dari segi pariwisata ada Bali, Sabang, Bunaken, dll. Banyak dari Indonesia yang sudah menjadi go internasional, ya.. wlo promosi dan pengelolaan yang mungkin masih kurang. Back to topic, jika ingin mempromosikan budaya kita ke tingkat internasional, berarti kita bangga dengan budaya kita sendiri. Kita memperkenalkannya kepada khalayak ramai. Namun ironisnya, saat utusan dari Miss Indonesia berlaga di tingkat internasional, sebut saja seperti ajang Miss World atau Miss Universe (sampai sekarang saya masih bingung, apakah kedua ajang ini sama atau tidak), utusan itu malah cenderung 'berlomba', bukan memperkenalkan budaya Indonesia. Bagi para pembaca yang belum mengetahui mengenai Miss World dan Miss Universe, nie saya kutip dari Wikipedia lagi.. :).

Miss World adalah kontes kecantikan internasional yang diprakarsai oleh Eric Morley pada tahun 1951 dan pertama kali diadakan di Inggris. Pertama kali diadakan sebagai kontes bikini, tetapi kemudian oleh media disebut-sebut sebagai Miss World. Agenda pertama kontes adalah Festival Baju Renang. Dari seluruh cabang kontes, kontes ini adalah termasuk kontes yang paling ditunggu-tunggu. Setelah Festival Baju Renang, kontestan menunjukkan bakatnya dalam Kontes Bakat. Ini adalah salah satu jalur cepat untuk menuju 15 Besar Miss World
Miss Universe adalah sebuah kontes kecantikan yang awalnya merupakan cara Pacific Mills untuk mempromosikan produk pakaian renang Catalina mereka pada 1952. Pada tahun 1996, Donald Trump membeli hak kepemilikan kontes ini yang kemudian ditayangkan CBSdan pada 2003 beralih ke NBC. Miss Universe merupakan acara yang prestisius terutama bagi penduduk kawasan Amerika Latin.
Menurut penyelenggara, para peserta baik di tingkat negara maupun dunia, dinilai bukan hanya dari kecantikannya namun termasuk juga kepandaiannya dan sopan santunnya yang dikenal juga dengan 3B yaitu Brain, Beauty, dan Behavior (otak (kecerdasan), kecantikan, dan tingkah laku).

Dari asal muasalnya saja, perlombaan tersebut jelas tidak mencerminkan 'budaya' Indonesia, sebagai salah satu contoh, peserta yang mengikuti miss world atau miss universe itu diwajibkan untuk mengenakan bikini. Apakah pemilihan miss world ini sangat mengutamakan (maaf) keelokan tubuh pesertanya.? Tengok saja, jika ada yang tidak mengikuti session ini, dah tentu tu pada ngak menang. Atau mungkin karna pengaruh sponsor juga ya...

Hmm... pada akhirnya, saya menilai, pemilihan Miss Indonesia itu sudah melenceng (miss) dari tujuan sebenarnya yang diharapkan. Seharusnya, jika benar tujuan ajang pemilihan  ini seperti yang ditulis sebelumnya, sang putri memberikan contoh yang baik bagi putri-putri Indonesia lainnya. Benar-benar memperkenalkan budaya Indonesia sebenarnya di tengah suasana anak bangsa yang tak bangga lagi dengan budaya sendiri. Malah bangga jika bisa mengikuti budaya dan hal-hal yang berbau kebarat-baratan.

Adanya pioneer yang juga sebagai tauladan anak bangsa dalam memulai menjadi penting. Harusnya, sang putri mengambil peran dalam hal ini. ajang yang dilaksanakan ini tidak hanya menjadi sekedar 'perlombaan'.

Saya mempunyai ide, bagaimana klo miss Indonesia yang terpilih sekarang ini, saat mengikuti session baju bikini di miss wold ntar, memakai baju batik saja, atau baju kebaya. Kan keren tu...:)
Sekian dulu.

gambar-batik-wanita-parang

Posted by
ahmad_zikra

More

Harpitnas Kemaren Ngapain ?

Assalamualaikum.....
20110513164048_liburHai semua.... pa kabarnya neh? Liburan kemaren pada kemana aja nih kawan-kawan? Atau ada yang ngak bisa libur? Hehe...
Wah jarang-jarang ya ada libur ‘kejepit nasional’ seperti kemaren. Malah dalam tempo tidak kurang dari sebulan ini, hari kejepit nasional (selanjutnya kita sebut Hapitnas saja ya) sudah dua kali kita peringati. Atau kalau kita mundur sedikit lagi ke belakang ke bulan April, sudah 3 kali malah. Walau saat itu tidak begitu masuk dalam kategori harpitnas. Tapi dalam tulisan ini saya masukkan juga lah. Kasian kan, hehehe...(maxsadotcom :D).

Apa saja kegiatan yang kawan-kawan lakukan di hari ‘libur’ tersebut? Klo saya sendiri sih, di harpitnas pertama (mulai 22 April yang lalu) yang saya lakuin adalah, tetap masuk kerja. Hehe.. maklum saja, lagi semangat2 lembur gitu. Kerjaan lagi numpuk2nya. So, harpitnas pertama itu saya ‘rayakan’ bersama teman-teman sekantor, ditemani komputer dan beberapa perangkat tumpukan kertas. Hadue... semangat coy...

Nah, di harpitnas kedua (libur dari hari sabtu tgl 14 Mei s.d selasa 17 Mei) sepertinya saya bakalan bisa memanfaatkannya dengan baik. Maklum saja, kerjaan sudah mulai longgar. Namun begitu, rangkaian harpitnas baru bisa saya nikmati semenjak hari minggu. Dan hari Senin-nya, saya bersama kawan-kawan satu SMA dulu berangkat ke Langsa (kira-kira 7 jam perjalanan darat dari Banda Aceh, kalo ngebut. Hehe). Ngapain kesana? Kebetulan ada anggota geng SMA yang walimahan. Perjalanan panjang yang ‘singkat’ itu mungkin jadi pengalaman yang mengasyikkan sekaligus mengerikan bagi beberapa orang (dari 8 orang kami). Betapa tidak, salah seorang kawan yang membawa mobil, gaya bawa mobilnya tak kalah ama pembalap F1 (formula Satu ; red). Bayangkan saja, saat berangkat aja, melewati pegunungan Seulawah (lebih kurang 45 menit dari Banda Aceh), di kelokan-kelokannya mobil tak juga pelan. Bahkan beberapa kali suara ban mobil nge-drift. Hoho… sampe2 ada yang ngak tahan, pengen muntah. Ckcckk…. Abez pengunungan Seulawah, brarti bakalan tak banyak kelokan lagi. So bakalan berkurang dikit ni was-wasnya. Tapi eits, tunggu dulu. Malah dengan makin sedikitnya kelokan, laju mobil semakin kencang. Rasa-rasanya setelah saya lihat, tidak satupun mobil yang berhasil mendahului kami (bisa dibayangkan ngak tuh, gimana cepetnya mobil, -_-‘). Setengah perjalanan akhirnya ganti juga pengemudinya. Rasa was-was pun mulai berkurang. Namun ‘seru’nya dah jadi berkurang.


Dan saat pulang kembali ke banda Aceh, kami menikmati kembali ‘keseruan layaknya menaiki roller coaster’. Bahkan beberapa kali hampir saja mobil kami bersinggungan ma mobil-mobil lain dalam kecepatan tinggi. Was-was juga nie ngeliatnya. Duuh… dag dig dug duerr deh dibuatnya. Tapi untunglah ada trik jitu untuk mengatasinya. Hal yang kami bicarakan selama di sisa perjalanan pulang adalah yang berkaitan sedikit perdebatan. So, sang pengemudi “transformer” (begitu salah satu kawan saya menyebutnya) jadi ngak begitu ngebut lagi. Abesnya, pengen juga ikot debat. Hehe…

calendar-piece
Okey, lanjot. Harpitnas ketiga (tanggal 2-5 Juni 2011) mungkin menjadi harpitnas yang dinanti-nanti bagi sebagian orang. Long weekend gitu ya istilahnya klo ngak salah, ckckck…. Buat saya sendiri, jauh-jauh hari sebelumnya sebenarnya sudah merancang untuk benar-benar berlibur. Saat itu pilihannya hendak berlibur ke Takengon (Aceh Tengah) atau ke Sabang. Kawan-kawan yang di luar Aceh, udah tau kan keindahan Sabang gimana… :). Tapi mau dikata apa, akhirnya hanya tinggal rencana. Berhubung tanggal 3 dan 4 sudah ada undangan nikah dan walimahan kawan menanti, plus lagi kondisi kesehatan yang tiba-tiba tidak cukup baik. Di hari jumat hanya sempat jalan-jalan mengunjungi teman-teman, dan di sore harinya menelusuri pantai Banda Aceh-Aceh Besar. Kebetulan bisa lihat langsung nelayan di Lambadeuk (Aceh Besar) yang sedang menarik pukat, sebuah pemandangan yang sudah lama sekali tidak pernah saya liat. :) .

Di hari sabtu minggu tak banyak yang saya lakukan. Bahkan di hari Minggu hamper sepenuhnya saya berada di rumah. Mengistirahatkan badan yang mulai kurang fit. Maklum saja, keesokan harinya harus bergelut lagi dengan dunia computer dan tumpukan kertas. Hehe…

calendar

Ya, liburan kali ini belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Namun bukan berarti karna tak bisa menikmati liburan secara optimal, kegiatan-kegiatan sehari ke depannya tak bisa dilaksanakan secara optimal :). Semoga liburan kedepannya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik lagi. Hehe…

Teman-teman, liburannya pada ngapain?

Posted by
ahmad_zikra

More

Copyright © 2012 the ScratchTemplate by :Urangkurai.Powered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.